Sabtu, 07 Juni 2014

Sejarah Hay Day

Ada dua game yang membuat Supercell menjadi developer ketiga terkaya di Apps Store Apple saat ini. Yang pertama tentu saja adalah game paling populer mereka: Clash of Clans dan yang kedua adalah Hay Day game mereka yang berpusat pada pekerjaan bercocok tanam dan beternak dan ditujukan tentunya bagi orang-orang yang tak ingin layar iPad mereka berisi pertumpahan darah setiap saat. Keputusan Supercell menggarap sebuah game bertema farm simulation sebenarnya patut dipertanyakan karena berbeda dengan Clash of Clans yang bisa dibilang merupakan pionir iOS di genrenya Hay Day bisa dibilang hanya pengikut dari beberapa game online bercocok tanam lain yang sudah populer seperti Farmville. Bahkan iOS sendiri memilikiSmurfs Village yang juga sangat terkenal. Lantas apa rahasia dari Hay Day sehingga akhirnya mampu menyalip para kompetitor-kompetitornya dan duduk di tangga puncak aplikasi-aplikasi game yang laris?

Build your farm
Salah satu kelemahan terbesar dari game Smurfs Village di mataku adalah waktu layu tanaman. Apabila kamu menanam sesuatu dan lupa mengeceknya maka tanaman tersebut akan layu. Ini membuat game farming simulation tersebut menjadi sesuatu yang terus mengikatku membuka dan mengeceknya suatu saat. Mungkin bagi anak-anak yang tak punya kerjaan ini bisa dilakukan tetapi bagiku yang hanya sempat sesekali mengecek sambil bekerja ini adalah masalah yang runyam. Tak lucu bukan tanaman yang sudah sulit-sulit kutanam selama enam jam lantas layu karena saya tak sempat mengeceknya? Hay Day langsung membuang batasan ini karena tanaman yang kita tanam tak akan layu. Itu membuat gamer bisa secara sukarela kembali ke dalamnya kapanpun mereka senggang.

Pada awalnya Hay Day tampak memiliki gameplay yang simpel dengan pacing yang lebih cepat dari Clash of Clans. Apabila di Clash of Clans kamu perlu menunggu sekitar 30 menit hingga satu jam untuk mempersiapkan tentaramu maka banyak tanaman-tanaman di Hay Day yang bisa tumbuh dalam kurun waktu dua hingga sepuluh menit. Tentu saja semakin rumit tanaman yang kamu tanam akan makan waktu makin lama juga bagi mereka untuk tumbuh. Supercell cukup cerdik untuk tidak memfokuskan semua kegiatan gamer pada kegiatan bercocok tanam saja tetapi juga beternak dan mengolah lebih lanjut hasil dasar mereka.


Puaskan pembelimu
Pada level-level awal kalian hanya akan menanam satu dua jenis tanaman saja tetapi ternak akan kemudian diperkenalkan di level-level lebih maju. Setelah kalian menghiasi kebun dengan berbagai jenis ternak dari babi, sapi, ayam, sampai domba (dan banyak lagi!) maka variasi hasil ternak pun muncul. Wol dari domba bisa diolah lebih lanjut menjadi baju; Susu sapi bisa diubah menjadi keju; Daging babi bisa diolah menjadi ham goreng telur bila dicampur dengan telur ayam. Kalau itu masih kurang maka Hay Day masih akan menambah kesibukanmu dengan membuka pertambangan, mendatangkan kapal sehingga kamu bisa mengirim barangmu ke luar peternakan, sampai menanam berbagai jenis pohon untuk tanaman-tanaman unik. Singkat kata: kamu akan dengan cepat disibukkan dengan berbagai hal di Hay Day!

Interaktifitas antar pemain juga menjadi komponen penting dalam game ini. Selain memenuhi permintaan dari AI-AI komputer kamu juga bisa memproduksi barang untuk dibeli oleh kawan-kawanmu di seluruh dunia. Ambil contoh kamu memproduksi jagung tetapi berlebihan. Di sisi lain saya perlu jagung tetapi lahanku penuh ditanami cabe. Solusinya mudah. Saya membeli darimu dan menjual ke orang yang perlu jagung dariku. Win-win solution. Berbeda dengan Clash of Clans di mana level pemain hanya menjadi indikator gengsi, dalam Hay Day level menentukan apa-apa saja item yang akan diunlock berikutnya oleh game ini. Artinya hati-hati… sebab kamu akan terus ketagihan mencari tahu apa sih item yang akan dibuka di level berikutnya. Reward yang terus berdatangan inilah yang mendorong orang terus memainkan game ini.


Kamu bisa membeli dari peternakan lain juga!
Satu-satunya kelemahan minor dalam game ini adalah gudang yang terbatas. Sering kali saya terpaksa menjual barang-barangku bukan karena aku menginginkannya tetapi karena gudangku sudah tidak muat lagi menampung barang baru. Apa daya untuk memperbesar gudang diperlukan resource yang cukup langka dan sering mengharuskan gamer hunting dari penjualan-penjualan peternakan lain atau membeli dengan permata (mata uang eksklusif game ini).

So my verdict is… Hay Day adalah satu lagi game pemenang yang adiktif dan mampu menjerat gamer terus bermain. Tak heran bahwa hanya dengan dua game ini saja Supercell mendominasi chart penjualan di iTunes Store!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar