Sabtu, 07 Juni 2014

Sistem Pendukung Keputusan

Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.

Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.

Tahapan SPK:
  1. Definisi masalah
  2. Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
  3. Pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
  4. Menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)

Tujuan dari SPK:
  1. Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
  2. Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
  3. Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan
  4. Dalam pemrosesannya, SPK dapat menggunakan bantuan dari sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic, dll.

Keuntungan Sistem Pendukung Keputusan
Beberapa keuntungan penggunaan sistem pendukung keputusan antara lain adalah sebagai berikut (Surbakti, Sistem Pendukung Keputusan : 2002), yaitu:
  1. Mampu mendukung pencarian solusi dari berbagai permasalahan yang kompleks.
  2. Dapat merespon dengan cepat pada situasi yang tidak diharapkan dalam kondisi yang berubah-ubah.
  3. Mampu untuk menerapkan berbagaistrategi yang berbeda pada konfigurasi berbeda secara cepat dan tepat.
  4. Pandangan dan pembelajaran baru.
  5. Sebagai fasilitator dalam komunikasi.
  6. Meningkatkan kontrol manajemen dan kinerja.
  7. Menghemat biaya dan sumber daya manusia.
  8. Menghemat waktu karena keputusan dapat diambil dengan cepat.
  9. Meningkatkan efektivitas manajerial, menjadikan manajer dapat bekerja lebih singkat dan dengan sedikit usaha.
  10. Meningkatkan produktivitas analisis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar